Nikmatnya Menghafal Qur’an

Nulla interdum adipiscing sed
26/04/2017
Info Tahfid Qur'an
TAHFIDZ AL-QUR’AN
06/11/2017
Nikmatnya menghafal Qur'an

Nikmatnya menghafal Qur'an

Nikmatnya Menghafal Qur’an

Allah sudah memberi jaminan bahwa Al Qur’an itu mudah untuk di hafal ( AL Qomar : 17,22,32,40). namun kemudahan itu akan di dapat setelah melalui proses yang dengan berusaha keras terus mengikuti apa yang sudah diarahkan oleh Coach dan Mentor atau para Ustadz yang membingbing proses menghafal. kemudahan itu ternyata tidak didapat dengan serta merta tetapi melalui proses yang membutuhkan keseriusan, kesungguhan, kekhusuan kita dalam menghafal.

Salah satu peserta yang sangat menikmati proses ini adalah seorang lulusan pesantren Gontor….ia bernama Hudzaifah ngabalin, seorang keturunan Papua suku Pak pak yang ternyata jaman dulu ayah dan kakeknya disana sudah digembleng untuk menghafal Qur’an. Hudzaifah dapat menyelesaikan hafalan 30 juz di hari ke 24 dengan segala daya dan upaya yang maksimal. sehingga Allah menganugrahkan beliau kenikmatan dalam menghafal.  Ia merasayakan di minggu minggu pertama begitu berat dalam menghafal, namun setelah melewati minggu pertama di minggu ke dua Ia mulai mendapatkan kemudahan kemudahan bahkan ia merasakan seoalah seseorang hadir dihadapannya dan memperlihatkan” iniloh kisah tentang nabi Isa, nabi Musa, nabi Yusuf, nabi Ibrohim, nabi Zakaria”. Bahkan ia seperti diperlihatkan neraka dan syurga sehingga merasakan ketakutan yang sangat ketika diperlihatkan neraka. dan ia begitu gembira ketika diperlihatkan syurga. bahkan ia mengatakan kepada mudir daurah…bahwasanya ia merasa tidak pantas untuk mendapatkan surga karena terlalu indah dan terlalu luar biasa bagi dirinya… tapi ia juga merasakan ketakukan yang sangat jika harus masuk neraka. sambil menangis ai mengatakan hal itu.  dan  dari situlah kemudahan dan kemudahan dalam menghafal Qur’an  mulai didapatkan. membaca Al Qur’an berulang ulang sambil ditadaburi semakin membuatnya merasakan kenikmatan dalam menghafal Qur’an. pengalaman yang luar biasa yang ia dapatkan dalam proses menghafal AL Qur’an dan akhirnya ia dapat menyelesaikan hafalan nya di hari ke 24. ayah nya begitu bangga akan keberhasilan putra pertamanya yang telah menyelesaikan hafalannya. tidak ada kata yang dapat diungkapkan oleh orang tuanya selain bersyukur atas anugrah yang Allah berikan untuk putra tercinta yang menjadi kebanggaan dan kelak akan meneruskan perjuangannya dalam menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup manusia.

Semoga kisah nyata diatas menjadi pelajaran buat kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *