Karena Mental Blok

Kunci dasar menghafal Qur’an
02/10/2016
Hafal Qur'an itu Penting
Cara Menangani Kesulitan Menghafal Qur’an
04/11/2016
program 2 hari hafal 1 juz

program 2 hari hafal 1 juz

 Karena Mental Blok

Awalnya banyak orang tidak percaya bahwa menghafal Al-Qur’an 30 Juz dapat dilakukan dalam waktu sebulan atau kurang. Setelah Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an 2 tahun konsentrasi mencetak para penghafal Al-Qur’an hasilnya sungguh mencengangkan. Jika segala persyaratannya dilakukan maka Insyaa Allah hasilnya akan maksimal.
Syarat keberhasilan menghafal Al-Qur’an adalah atas izin Allah. Ya.. tanpa izin Allah pasti segalanya tidak akan terjadi. Namun izin Allah adalah urusan Allah SWT sedangkan ikhtiar adalah urusan manusia.
Ikhtiar agar mampu setoran 30 Juz dalam waktu singkat diantaranya:
1. Tahsin Tilawah Al-Qur’an
2. Faktor psikologis
3. Metodologi yang sesuai
4. Menjalankan SOP Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
Pembahasan Mental Blok kali ini akan menitikberatkan pada faktor psikologis.
Faktor psikologis yang perlu ditangani di Karantina Tahfizh Al-Qur’an diantaranya:
– Merasa tidak mampu menghafal
– Minder karena membandingkan dengan orang lain
– Merasa grogi ketika setoran hafalan
– Merasa diburu-buru
– Sedih karena kesulitan menghafal
– Tangan basah, gemetar saat kurang percaya diri
– Mengeluhkan sakit pinggang duduk berlama-lama
– Stres karena urusan di rumah belum selesai
– Kangen rumah ingin segera pulang
– Takut mengecewakan keluarga
– Malu jika tidak sampai target
– Kebiasaan malas di rumah masih dibawa-bawa
– Belum siap mengikuti jadwal kegiatan di karantina
– Hafalan tidak nempel-nempel
– Belum mendapatkan pola menghafal yang sesuai
– Belum mampu memurnikan niat karena Allah
– Belum mampu menyempatkan waktu khusus untuk menghafal
– Belum mampu adaptasi lingkungan dan cuaca sejuk
– Merasa dipaksa oleh orang tua
– Kesulitan konsentrasi menghafal
– Tempat ramai dianggap sulit menghafal
– Suara serak karena habis teriak-teriak baca Al-Qur’an
– dan masih banyak lagi Mental blok lainnya
 
Sebenarnya jika penanganan terhadap mental blok ini  baik, hal itu bisa diatasi dalam waktu 5-15 menit konseling, coaching, training dan terapi. Insyaa Allah bisa!
 
Penanganan seperti itulah yang kemudian teman-teman menyematkan pada saya sebagai teknik Hypnohafizh atau Hypnotahfizh. Terima kasih atas penyematannya hehe…
 
Majdi Ubaid Al-Hafizh seorang Al-Hafizh Al-Qur’an dari Bahrain sekaligus Licensed NLP yang bersertifikat Lisensi setara dengan yang saya miliki yaitu sama-sama ditanda tangani oleh Co Creator NLP Dr. Richard Bandler mengatakan bahwa, “90% pendukung menghafal Al-Qur’an adalah faktor-faktor psikologis/mental sedangkan 10%nya keterampilan, ketekunan dan manajemen.”
 
Itulah sebabnya saya katakan pada peserta bahwa peran metode Yadain Litahfizhil Qur’an fungsinya hanya kurang dari 10% saja, tapi sangat penting untuk menggenapkan menjadi 100% supaya plus bonus visualisasi imajinasi tadabbur saat pengulangan bacaan.
 
90% hambatan psikologis itu mudah diatasi ada banyak teknik, misalnya ada Submodality Change, Swish Pattern, Circel of Excelen, Part Therapy, Visual Squash Techniques, Six Step Reframming.
 
Bisa juga dengan Wakking Hypnosis, Hypnosis Persuasif, Deep Trance, Relaksasi Progresif. Boleh juga dengan Emotional Freedom Technique atau Spiritual EFT.
 
Ada banyak teknik tapi jangan mengandalkan teknik-teknik. Saya sendiri tidak menggunakan teknik itu kecuali setelah mengetahui submodality dan outcome/goal/keinginan positif klien sehingga bisa diatasi dengan teknik ampuh racikan sendiri tanpa kaku SOP teknik-teknik.
 
Mengapa teknik tertentu yang sama dilakukan oleh orang berbeda hasilnya berbeda, apalagi terhadap klien yang berbeda?…
 
Mungkin Anda pikir itu karena faktor jam terbang terapisnya padahal tidak juga tapi ada rahasianya. Yaitu rahasianya nanti saya kasih tahu di Training Of Trainer Mitra Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.
 
Hanya Allah Subhanahu wata’ala yang mampu membolak-balikkan hati kami semua. Tanpa teknik-teknik Hypnotahfizh pun sebenarnya ada cara yang lebih praktis yaitu berdoa memohon pertolongan Allah Subhanahu Wata’ala. Pahami setiap doa, sebab doa itu kata-kata dan kata-kata adalah sugsesti. Maka ikuti sugesti positif dalam doa-doa yang dipahami. Yakin Allah pasti mengabulkan.
 
Toh sama saja, Hypnotahfizh pun ujung-ujungnya goalnya adalah bagaimana peserta mampu mengakses keikhlasan menghafal Al-Qur’an hanya karena Allah Subhanahu Wata’ala. Pasti Allah mudahkan bagi siapa saja yang mau menghafalkan Al-Qur’an dan itu sudah janji Allah. So, Yakin dan percaya pada Allah itu lebih penting.
 
Yadi Iryadi
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an
Master Coach Hypnotahfizh
Praktisi Neuro-linguistic Programming
Dewan Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional
www.hafalquransebulan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *